Series
Legendary
8 novels
Tan Malaka: A Story of FreedomJanuari 1949, di sebuah desa di kaki Gunung Wilis. Setiap malam seorang lelaki tua yang diburu mendiktekan satu nama kepada juru tulisnya. Nama-nama itu membawa mereka kembali sampai 1919.Open this volume →
Nikola Tesla: One, Two, ThreeIa memberi dunia listrik arus bolak-balik yang menyalakan Niagara. Lalu, sendirian di sebuah lumbung di Colorado, ia mendengar ketukan dari langit yang tidak bisa ia jelaskan.Open this volume →
Vincent van Gogh: Hari Itu Akan DatangIa gagal menjadi pedagang lukisan, guru, dan pendeta, lalu mulai menggambar pada umur dua puluh tujuh. Sepuluh tahun kemudian ia sudah melukis lebih dari delapan ratus lukisan, dan percaya suatu hari lukisannya akan berarti.Open this volume →
Syekh Siti Jenar: Tidak AdaMereka bilang ia lahir dari cacing. Mereka bilang jenazahnya menjadi anjing, atau bunga melati. Lima puluh tahun sesudah kematiannya, seorang juru tulis muda ditugasi mengumpulkan semua cerita tentang dia, tanpa tahu siapa yang memberi perintah.Open this volume →
Che Guevara: Hanya Seorang LelakiHampir empat puluh tahun hidup Ernesto Guevara, satu hari dari setiap tahun, diceritakan oleh empat puluh orang yang bertemu dengannya.Open this volume →
Shima: Sang Ratu AdilSeorang anak juru timbang menjadi ratu di pesisir utara Jawa. Tiga tahun sekantong emas tergeletak di persimpangan, dan tidak seorang pun menyentuhnya, sampai putranya sendiri lewat.Open this volume →
Keumala Hayati: Para Perempuan yang MelawanSeorang mualim Inggris mencatat bahwa laksamana raja Aceh seorang perempuan, karena raja itu tidak percaya kepada laki-laki. Ia tidak menulis namanya.Open this volume →
Amanirenas: Ratu Bermata SatuRoma mencatatnya dalam satu baris, seorang perempuan yang bersikap seperti laki-laki dan buta sebelah matanya. Ia ratu Kush yang merobohkan patung Kaisar dan mengubur kepalanya di ambang pintu kuil.Open this volume →